Kamis, 06 Januari 2011

skema dan bagan dalam struktur organisasi

A. LATAR BELAKANG

Sejak jaman dahulu kala, manusia dikenal dengan makhluk sosial yang artinya hidupnya cenderung berkelompok dan membutuhkan satu sama lain, karena dengan hidup berkelompok akan jauh lebih mudah dalam melangsungkan kehidupannya dibanding bila hidup menyendiri,
Dan biasanya dalam suatu kelompok tersebut ada seseorang atau beberapa orang yang akan menjadi panutan bagi yang lainnya guna menyesaikan berbagai masalah yang mereka hadapi sehari hari.
kemudian istilah itu dikenal dengan nama peradaban, dimana ada aturan atau hukum, baik yang tertulis maupun yang tak tertulis. sehingga secara disengaja maupun tidak disengaja terbentuklah suatu organisasi diantara mereka, dan didalam organisasi itu terdapat berbagai macam structur organisasi yang menyesuaikan adat dan budaya mereka yang bersangkutan.
Seiring dengan berkembangnya berbagai macam ilmu pengetahuan di jaman modern, tak terkecuali ilmu yang mempelajari tentang hubungan manusia dengan manusia yang kemudian dikembangkan menjadi Organisasi modern dan didalamnya terdapat metode dalam menjalankan suatu Organisasi.

B. PENJELASAN.

Struktur Organisasi adalah susunan dan hubungan-hubungan antar komponen bagian-bagian dan posisi-posisi dalam suatu perusahaan ,sedangkan disetiap komponen dari organisasi tersebut adalah saling tergantung,yang apabila setiap bagian dapat dikeloladengan baik maka organisasi tersebut pun akan ikut membaik.sedangkan
Pengorganisasian (Organizing) adalah proses pengaturan sumber daya organisasi untuk mencapai tujuan yang diinginkan dengan memperhatikan lingkungan yang ada.hal ini akan sangat mempengaruhi dalam kelancaran atau kesejahteraan organisasi
tersebut,lingkunan adalah faktor yang sangat mempengaruhi.tentu dalam tujuan sebuah organisasi yang baik tidak akan mengorbankan lingkungan sekitar demi kepentingan organisasinya semata.

C. TYPE DAN BENTUK ORGANISASI

Dalam pembentukan suatu organisasi pastilah mempunyai tujuan , diantaranya
a. Organisasi Niaga ( yang bertujuan untuk perdagangan)
b. Organisasi Sosial (yang bertuan untuk mensejahterahkan anggotanya)
c. Organisasi Regional & International (untuk melakukan kerjasama dengan dunia luar maupun dunia dalam)
d. Organisasi Politik (yang bertujuan untuk bisa menjadi penguasa wilayah)
dari pada contoh beberapa organisasi yang dikelompokkan sesuai tujuannya dapat dirumuskan type dan bentuk organisasi tersebut, diantaranya :

1. Type organisasi.
a. Mendatar (flat)‏
ciri-ciri :
Ø Jumlah satuan organisasi tidak banyak sehingga tingkat-tingkat hirarki kewenangan sedikit
Ø Jumlah pekerja (bawahan) yang harus dikendalikan cukup banyak
Ø Format jabatan untuk tingkat pimpinan sedikit karena jumlah pimpinan relatif kecil.
b. Piramida terbalik.
Ø Organisasi piramida terbalik salah satu unit dari tipe piramida terbalik ialah jumlah jabatan pimpinan lebih besar daripada jumlah pekerja. Organisasi ini hanya cocok untuk organisasi -organisasi yang pengangkatan pegawainya berdasarkan atas jabatan fungsional seperti organisasi-organisasi/lembaga-lembaga penelitian.
c. Tipe Kerucut
Ø ciri-ciri organisasi dari tipe kerucut :
a. Jumlah satuan organisasi banyak sehingga tingkat-tingkat
hirarki/kewenangan banyak.
b. Rentang kendali sempit.
c. Pelimpahan wewenang dan tanggungjawab dapat dilakukan sampai kepada
pejabat/pimpinan yang bawah/rendah.
d. Jarak antara pimpinan tingkat atas dengan pimpinan tingkat bawah terlalu
jauh.
e. Jumlah informasi jabatan cukup besar.

2. Bentuk Organisasi
Memandang organisasi dari segi tata hubungan, wewenang dan tanggung jawab yang ada oleh organisasi
Menurut Keith Davis ada 6 bagan bentuk struktur organisasi yaitu :
1. Bentuk Vertikal
2. Bentuk Mendatar / horizontal
3. Bentuk Lingkaran / circular
4. Bentuk Setengah lingkaran / semi Sircular
5. Bentuk Elliptical
6. Bentuk Piramida terbalik (Invented Piramid)
Bagan organisasi adalah suatu upaya dengan tulisan atau lisan untuk menunjukan tingkatan organisasi.
1. Bagan mendatar ialah bentuk bagan organisasi yang saluran wewenangnya dari pucuk pimpinan
sampai dengan satuan organisasi atau pejabat yang terendah disusun dari kiri kea rah kanan atau
sebaliknya.
2. Bagan Lingkaran ialah bentuk bagan organisasi yang saluran wewenangnya dari pucuk pimpinan
sampai dengan satuan organisasi atau pejabat yang terendah disusun dari pusat lingkaran ke aarah
bidang lingkaran.
3. Bagan Setengah lingkaran ialah bentuk bagan organisasi yang saluran wewenang dari pucuk pimpinan
sampai dengan satuan organisasi atau pejabat yang terendah disusun dari pusat lingkaran kea rah bidang bawah lingkaran atau sebaliknya.
4. Bagan Elips ialah bentuk bagan satuan organisasi yang saluran wewenangnya dari pucuk pimpinan
sampai dengan satuan organisasi atau pejabat yang terendah disusun dari pusat Elips kea rah bidang
elips.
Dalam menggambar bagan organisasi dapat menggambarkannya dibalik, kecuali bagan lingkaran, bagan elips dan bagan sinar.
Bagan pyramid dapat disusun dari bawah kearah atas, bagan mendatar dapat disusun dari kanan kearah kiri, bagan menegak (Vertikal) dapat disusun dari bawah ke atas, bagan setengah lingkaran dapat di susun dari pusat lingkaran ke arah bidang atas lingkaran,
bagan setengah elips dapat disusun dari pusat elip kearah bidang atas elip. Dalam bagan lingkaran, bagan elip dapat pula digambar satuan organisasi atau pejabat yang lebih rendah kedudukannya terletak di atas, tetapi ini semua tidak mengubah jenjang ataupun kedudukan yang sesungguhnya.
Hal ini dikemukakan pula oleh Keith Davis sebagai berikut ;
“Perubahan-perubahan penggambaran bagan kadang-kadang diterima untuk menggalakan pertalian kedudukan atasan bawahan dari kebiasaan bagan-bagan organisasi, tetapi perubahan-perubahan ini tidak mengubah keadaan kedudukan yang sebenarnya. Termasuk di dalamnya perubahan-perubahan bagan mendatar, lingkaran, setengah lingkaran, elips dan piramida terbalik.”

D. KESIMPULAN

Dengan demikian dapat kita ketahui bahwa suatu organisasi bukanlah hanya sebuah nama melainkan tindakan nyata, yang tentunya harus juga didukung oleh sumber daya manusia yang bersangkutan dan berperan aktif didalam organisasi itu sendiri. dengan demikian maka diharapkan suatu organisasi itu dapat berhasil dengan baik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar